Langsung ke konten utama

Keringanan Ibadah Umat Nabi Muhammad



Banyak diantara saudara muslim kita yang masih belum menyadari pentingnya kesucian dalam beribadah. Dengan pakaian yang masih kotor sehabis bekerja, langsung digunakan untuk salat tanpa meneliti kesuciannya. Pada akhirnya mereka berkesimpulan bahwa ibadah itu berat. Ibadah itu bertele-tele.
Padahal kalau kita berpikir lebih jauh, apa yang diwajibkan kepada kita jauh lebih ringan dibandingkan beban ibadah yang ditanggung umat terdahulu. Para nabi terdahulu membawa hukum syariat kepada umatnya yang lebih berat. Diantara beratnya syariat tersebut pernah diceritakan Rasulullah saw kepada para sahabat, bahwa jika pakaian mereka terkena air kencing (yang notabene najis) tidak boleh digunakan untuk beribadah sebelum dipotong bagian yang terkena najis tersebut, tidak cukup hanya dibasuh. (HR Bukhari)
Jika syariat tersebut diberlakukan, tentu sangat berat dilakukan umat Islam di jaman sekarang. Pakaian robek sedikit saja ada yang tidak mau pakai, apalagi kalau dipotong. Dalam satu tahun berapa banyak pakaian yang dibutuhkan oleh setiap orang mengingat najis terdapat di banyak tempat. Bandingkan dengan syariat Nabi Muhammad saw yang hanya memerintahkan hanya cukup dibasuh. Ringan sekali. Akan tetapi tetap saja ada orang yang malas mensucikan pakaiannya sebelum beribadah. [bn]



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengarang Kitab Dalailul Khairat, Syaikh Muhammad bin Sulaiman al-Jazuly

Latar Belakang dan Nasab Nama beliau adalah Abu Abdillah Muhammad Ibn Sulaiman al-Jazuliy al-Simlaliy al-Syarif al-Hasaniy. Merupakan keturunan Rasulullah ke-24 dari jalur Hasan bin Abi Thalib. Selengkapnya sanad beliau adalah Muhammad bin Abdurrahman bin Abu Bakr bin Sulaiman bin Sa'id bin Ya'la bin Yakhluf bin Musa bin 'Ali bin Yusuf bin 'Isa bin Abdullah bin Junduz bin Abdurrahman bin Ahmad bin Hassan bin Ismail bin Jakfar bin Abdillah bin al-Hasan III bin al-Hasan II bin al-Hasan I bin 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu. Beliau merupakan ulama sunni bermadzhab Maliki, seorang sufi dari thariqh Syadziliyyah. Kakeknya hijrah dari kota Fes ke Jazulah di wilayah Simlalah. Beliau hidup pada abad ke-9 Hijriah. Syaikh Sulaiman lahir di Jazulah, Propinsi Sus Massa Dra sekarang di Maroko, Pantai Barat Afrika. Masa kecilnya diisi dengan belajar ilmu di tanah kelahirannya sendiri. Kemudian ia melanjutkan pendidikan ke kota nenek moyangnya, Fes, yang merupa...

Kisah Islami: Sedekah Menyelamatkan dari Neraka

Suatu ketika Aisyah ra membeli budak wanita untuk membantu keperluan sehari-hari. Namun tidak beberapa waktu kemudian, Jibril turun menemui Rasulullah saw. Sang Pembawa Wahyu memberitahukan bahwa wanita itu merupakan ahli neraka. “Hai Muhammad, keluarkan wanita itu dari rumahmu.” Mendengar kabar tersebut ‘Aisyah pun mengeluarkannya. Namun ia merasa iba. Ia memberinya beberapa biji kurma. Si wanita pergi tanpa tujuan denga hanya berbekal kurma. Di tengah jalan, saat biji kurma tinggal sebagian, ia bertemu seorang fakir yang teramat membutuhkan. Dengan penuh keikhlasan, sisa kurma yang tidak seberapa diberikan pada si fakir tersebut. Mengetahui perbuatan baik yang baru saja dilakukan sang wanita, Jibril memperbaharui kabar. Jibril datang menemui Rasulullah saw dan memerintahkan beliau mengembalikan sang wanita ke rumah. Jibril berlaku demikian sebab sang wanita sudah berubah status menjadi ahli surga berkat sedekah yang ia berikan dengan ikhlas. Memberikan beberapa butir kurma ...

Rukun Akidah Islam

Soal Ketiga ٣- س: ما أركانُ العقيدة الإسلاميّة: أي أساسُها؟ ج: أركان العقيدة الإسلاميّة ستّة أشياء: وهي الإيمان باللّه تعالى، والإيمانُ بملائكته، والإيمان بكتُبه، والإيمان برسله، والإيمان باليوم الآخر، والإيمان بالقدر. Soal Ketiga: Apa rukun-rukun (dasar-dasar) Akidah Islam? Jawaban: Rukun Islam ada enam: Iman kepada Allah SWT Iman kepada Malaikat. Iman kepada kitab-kitab-Nya. Iman kepada para rasul-Nya. Iman kepada hari kiamat. Iman kepada takdir.