Langsung ke konten utama

Apa Yang Terjadi Pada Hari Kiamat

Syaikh Thahir al-Jazairi menyebutkan beberapa hal yang harus kita yakini terjadi berkaitan dengan hari kiamat. Beliau mencantumkannya dalam kitab Al-Jawahir al-Kalamiyyah soal ke-61. 


٦١- س: ماذا تعتقدُ في اليوم الآخر وما يتعلّق به؟
ج: أعتقدُ أوّلًا بسؤالِ القبر، ثم بنعيمِه أو عذابِه، ثم بحشر الأجساد، وأنّ الخَلقَ كما بُدِئ يعَادُ، ثم بالحِساب والمِيزانِ، ثم بإعطاءِ الكِتاب إما باليَمينِ وإما بالشِّمالِ، ثم بِالصِراطِ ثم بدُخولِ المؤمنِين الجنَّةَ دارَ النعيم ودخولِ الكافرين جهنَّمَ دارَ العذاب الأليمِ.

Soal: Apa yang kau imani/yakini tentang hari akhir dan yang terkait?
Jawab: Saya meyakini tentang:

  1. Pertanyaan di kubur.
  2. Adanya nikmat maupun siksa kubur.
  3. Adanya pengumpulan manusia secara jasad (bukan ruhnya saja).
  4. Semua ciptaan akan dikembalikan lagi ke asalnya. 
  5. Adanya hisab (perhitungan amal).
  6. Adanya mizan (timbangan amal).
  7. Adanya penyerahan buku catatan amal. Jika hasil amalnya baik akan diserahkan melalui tangan kanan. Jika jelek penerima memakai tangan kiri.
  8. Adanya jembatan (shirath)
  9. Masuknya orang beriman ke dalam surga dan masuknya orang kafir ke dalam neraka.
Demikian yang dijelaskan Syaikh Thahir al-Jazairi.  
Iman kepada hal-hal ini harus tertancap dalam hati setiap muslim agar terus memiliki ketakutan (khouf) dan harapan (roja') secara seimbang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Islami: Sedekah Menyelamatkan dari Neraka

Suatu ketika Aisyah ra membeli budak wanita untuk membantu keperluan sehari-hari. Namun tidak beberapa waktu kemudian, Jibril turun menemui Rasulullah saw. Sang Pembawa Wahyu memberitahukan bahwa wanita itu merupakan ahli neraka. “Hai Muhammad, keluarkan wanita itu dari rumahmu.” Mendengar kabar tersebut ‘Aisyah pun mengeluarkannya. Namun ia merasa iba. Ia memberinya beberapa biji kurma. Si wanita pergi tanpa tujuan denga hanya berbekal kurma. Di tengah jalan, saat biji kurma tinggal sebagian, ia bertemu seorang fakir yang teramat membutuhkan. Dengan penuh keikhlasan, sisa kurma yang tidak seberapa diberikan pada si fakir tersebut. Mengetahui perbuatan baik yang baru saja dilakukan sang wanita, Jibril memperbaharui kabar. Jibril datang menemui Rasulullah saw dan memerintahkan beliau mengembalikan sang wanita ke rumah. Jibril berlaku demikian sebab sang wanita sudah berubah status menjadi ahli surga berkat sedekah yang ia berikan dengan ikhlas. Memberikan beberapa butir kurma ...

Apa Yang Kau Dapatkan Setelah Nyantri Puluhan Tahun?

Hatim al-Asham telah belajar selama tidak kurang dari 30 tahun di hadapan gurunya Syaqiq dari Balkh (Afghanistan sekarang). Sebuah waktu belajar yang amat panjang. Tidak terpikir bagi kita ilmu apa saja yang telah ia dapatkan dari gurunya. Adakah sekarang orang yang belajar dari gurunya selama 30 tahun. Hmm… jangankan kepada satu guru, di sekolah atau di pesantren satu saja selama lebih dari sepuluh tahun amat jarang sekali ditemui. Maka tidaklah heran kalau salah satu masyayikh Tegalrejo pernah mengemukakan bahwa santri sekarang yang mampu mondok sampai sepuluh tahun akan beliau acungi jempol. Namun memang berapapun lama kita belajar, mondok atau sekolah perlu terus kita koreksi diri dan introspeksi: apa ilmu yang kita dapat kan dalam waktu tersebut untuk kebaikan di dunia dan akhirat kita? Itulah yang terjadi pada Hatim. Ia ditanya oleh Syaqiq Sang Guru, “Berapa lama kamu nyantri kepadaku?” Hatim menjawab: “Sudah sejak 30 tahun.” Syaqiq bertanya lagi: “Apa yang kamu pelaja...

Apa Artinya Islam?

Syaikh Thahir al-Jazairi menerangkan tentang makna Islam. Beliau mencantumkannya dalam kitab Al-Jawahir al-Kalamiyyah soal kedua.  ٢- س: ما معنى الإسلامِ؟ ج: الإسلام هو الإقرار باللسان، والتصديق بالقلب بأنّ جميعَ ما جاء به نبينا محمد ﷺ حق وصدق. Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan (Agama) Islam? Jawab:  Islam adalah memberi pernyataan dengan lisan dan menyetujui dengan hati bahwa apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad  ﷺ  benar. Islam adalah ajaran Nabi Muhammad  ﷺ  yang diwahyukan dari Allah.